
Tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) telah dikerahkan ke lokasi. Namun, kata Sukarno, keterbatasan air akibat kemarau menjadi penghambat dalam pemadaman tersebut.
“Proses pemadaman mengalami kendala yaitu sulitnya mendapatkan air karena musim kemarau,” kata Sukarno dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Senin (19/8).
Peristiwa nahas itu pun mengakibatkan hancurnya empat unit rumah milik warga. Kerugian materian diperkirakan cukup besar, mencapai Rp 100 juta. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, penghuni telah dievakuasi ke rumah warga setempat, dan dua sapi berhasil diselamatkan.
“Kesulitan air menambah parahnya situasi, sehingga meski tiga unit mobil damkar kerahkan ke lokasi, mereka masih menghadapi kesulitan dalam mengendalikan api,” ungkapnya.
“Akibatnya, rumah tersebut mengalami kerusakan total dengan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 100 juta,” tutur dia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














