
“Pesan saya hari ini tentunya mereka harus membawa diri mereka sendiri ke arah yang positif. Karena mereka akan menjadi duta yang akan menjadi panutan teladan bagi remaja lainnya, sehingga dirinya sendiri harus bisa memberikan contoh yang baik dan bisa melakukan edukasi kepada teman sebayanya untuk tidak melakukan pernikahan dini, seks bebas dan hal bersifat negatif lainnya, tetapi justru bisa memberikan contoh positif bagi teman sebayanya,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kepala DP3AP2KB, Susi Rahayu mengungkapkan, bahwa Program Keluarga Berencana (KB) yang secara nasional turun ke Kabupaten Bogor dan sebagai leading sektornya adalah DP3AP2KB. Tentunya ia butuh kolaborasi bagaimana program KB bisa teredukasi dan terinformasi sampai kepada masyarakat termasuk para remaja.
“Duta Genre ini dari remaja untuk remaja untuk mengkampanyekan dengan stop pernikahan dini, kesehatan reproduksi, terkait dengan pergaulan bebas dan pencegahan stunting serta bagaimana membentuk keluarga berencana sangat penting, remaja harus sudah mengetahuinya. Itulah pentingnya kolaborasi dengan semua lapisan termasuk dengan remaja terutama dengan Duta Genre yang akan memberikan edukasi komunikasi dan informasi kepada remaja agar di tahun 2045 bisa mencapai indonesia emas,” imbuhnya. (* / Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















