Diduga Depresi, Ibu di Kediri Habisi Nyawa 2 Anak Kandungnya

BOGORTODAY.COM – Diduga mengalami depresi berat, seorang ibu tega menghabisi nyawa dua anak kandungnya saat sedang tertidur. Adanya peristiwa ini menggemparkan warga Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (3/9/2024).

Dari informasi yang dihimpun, korban pembunuhan tersebut yang merupakan kakak adik berinisial MB (14) dan BN (7). Keduanya diduga dianiaya ibu kandung dengan senjata tajam hingga tewas dengan luka di kepala.

untuk mengevakuasi kedua mayat korban, polisi langsung datang ke TKP. Kejadian ini menggemparkan warga setempat yang berkerumun di sekitar rumah korban.

BACA JUGA :  Argentina di Piala Dunia 2026: Kandidat Kuat Pertahankan Gelar Juara

Bahkan petugas sampai memasang garis polisi yang cukup jauh dari TKP untuk membatasi pergerakan warga yang memadati lokasi.

Dalam olah TKP Ini polisi menyita parang yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban. Hal itu dikatakan Kasatreskrim Polres Kediri Kota Iptu Fathur Rozikin.

“Kami terima laporan ada dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap anak yang mengakibatkan dua anak meninggal dunia. Untuk pelaku masih penyelidikan,” ujarnya, Selasa (3/9/2024).

Menurutnya jenazah kedua korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk diautopsi.

“Untuk orang tua korban masih diperiksa anggota satreskrim di Mapolres Kediri,” katanya.

BACA JUGA :  SpongeBob SquarePants Hadir dengan Musim Ke-17, Petualangan di Bikini Bottom Berlanjut pada 2026

Sementara Suparwanto warga setempat mengatakan, ibu korban selama ini memiliki riwayat gangguan jiwa. Diduga penyakitnya kambuh hingga tega menganiaya kedua anaknya.

“Pelakunya ya ibunya. Korban kakak adik, yang satu kelas 2 MTs, satu lagi kelas I SD,” ujar Suparwanto.

Kasus ibu bunuh anak kandung ini sudah dalam penyelidikan penyelidikan Polres Kediri Kota. Selain barang bukti, polisi juga telah membawa ibu korban untuk diperiksa.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================