
“Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan yang sudah kita lakukan di kelurahan lain. Jadi, kita berkunjung untuk melihat potensi yang ada di setiap kelurahan sebagai identitas,” katanya.
Sementara itu dalam kunjunganya ke ruangan Dekranasda di Lippo Keboen Raya, Windhy didampingi Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor, Dewi Kurniasari dan pengelola melihat keseluruhan area yang akan digunakan, kebutuhan perlengkapan dan sebagainya.
“Jadi akan coba kita lihat, apa saja yang bisa membawa peningkatan untuk UMKM baik dari sisi produk maupun sumber daya manusia melalui pemberdayaan. Untuk ruangan ini, sejak tahun 2018 memang sudah PKS (Perjanjian Kerja Sama) dengan Dekranasda,” katanya.
Namun, dalam pelaksanaanya sempat tertunda karena adanya pandemi Covid-19. Untuk itu, lanjut Windhy untuk pengembangan ruangan yang sudah dikerjasamakan ini akan kembali diaktivasi untuk kemajuan UMKM di Kota Bogor.
“Jadi nanti di sini kegiatannya bukan saja penjualan produk UMKM atau hasil dari
pengrajin Dekranasda tapi juga bersifat edukasi, pelatihan-pelatihan mengenai produk kerajinan Kota Bogor oleh Dekranasda, pemilik UMKM dan sebagainya,” kata Windhy.
Windhy berharap, dengan begitu Kota Bogor memiliki ciri khas ataupun identitas berbeda dengan yang lainnya dari sisi pengembangan untuk memajukan UMKM.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















