Tenggelam di Pantai Barat Pangandaran, Remaja 16 Tahun Ditemukan Tewas

SAR Bandung

BOGORTODAY.COM – Nasib nahas dialami seorang remaja bernama Syahrul 16 tahun yang tewas usai tenggelam akibat terseret ombak saat berenang di Pantai Barat Pangandaran, pada Sabtu (31/8/2024). Jenazah korban baru ditemukan setelah pencarian selama empat hari pada Selasa (3/9/2024).

Kantor SAR Bandung menerima informasi telah terjadi musibah orang terseret arus di Pantai Barat Pangandaran.

Berdasarkan informasi dari pelapor, kronologi kejadian berawal saat korban Syahrul bersama lima temannya berenang di Pantai Barat Pangandaran.

BACA JUGA :  Masuki Tahun Ke-11, Bogor Hujan Trail 2026 Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Rider Nusantara hingga Mancanegara

Koordinator Pos SAR Pangandaran Edwin mengatakan, ketika itu korban berenang terlalu ke tengah pantai sehingga terseret ombak dan tidak terlihat lagi.

“Saksi melaporkan kejadian itu ke pihak terkait dan melakukan upaya pencarian. Upaya pencarian telah dilaksanakan selama 4 hari dengan menyisir pantai baik di darat maupun menggunakan perahu jukung nelayan,” ujar Edwin.

BACA JUGA :  Bolehkah Penderita Darah Tinggi Makan Ikan Asin? Ini Penjelasan dan Pola Makan yang Tepat

Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jenazah korban Syahrul yang terseret ombak dalam kondisi mengambang di perairan depan Mako Balawista, sejauh 1 kilometer (km) dari titik tenggelam.

“Petugas lalu mengevakuasi korban ke RSUD Pandega, Pangandaran,” katanya.

Setelah korban ditemukan, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR Kembali ke satuannya masing-masing.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================