BOGORTODAY.COM – Seperti tidak pernah kehabisan ide dan gagasan, RSUD Leuwiliang terus berinovasi melakukan perbaikan-pernaikan dibidang pelayanan kesehatan khususnya bagi pasien rumah sakit.
“Sekarang RSUD Leuwiliang memiliki jargon namanya BerAKHLAK, dimana jargon tersebut memiliki makna filosofi yang harus diterapkan oleh tenaga kesehatan yang ada di RSUD Leuwiliang ini,” ujar Direktur RSUD Leuwiliang, dr Vitrie Winasti.
Dokter Vitrie – sapaan akrabnya – menjelaskan, singkatan dari BerAKHLAK yakni, Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, harmonis, Loyal, Adaftif dan Kolaboratif.
“Berorientasi pelayanan : memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat, ramah, cekatan, solutif dan dapat diandalak dan melakukan perbaikan tanpa henti,” tutur Vitrie.
Kemudian Akuntabel memiliki makna melaksanakan tugas dengan jujur, tanggungjawab, cermat, disiplin dan memiliki integritas tinggi. Menggunakan kekayaan milik negara dengan penuh tanggungjawab, efektif dan efisien. Tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan
“Harmonis : menghargai setiap orang tanpa membedakan latar belakan. Suka menolong dan membangun lingkungan kerja yang kondusif,” ucapnya.
Sedangkan Loyal memiliki makna memegang teguh idiologi pancasila, UUD RI 45, setia kepada negara kesatuan republik Indonesia dan pemerintahan yang sah. Menjaga nama baik ASN, instansi dan negara, kemudian menjaga rahasia jabatan dan negara.
“Adaftif memiliki makna, cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan. Terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas dan bertindak proaktif. Sedangkan Kolaboratif memiliki makna memberikan kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi. Terbuka dalam bekerjasama untuk menghasilkan nilai tambah. Menggerakan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama,’ pungkasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















