
“Sudah kita rapatkan bersama untuk segera melakukan penanganan terkait terjadinya penurunan tanah yang ada di bantaran sungai Silugonggo Juwana,” kata dia.
Dwi mengatakan pergeseran tanah di pinggir Sungai Juwana itu karena musim kemarau. Menurutnya kondisi air di sungai menurun atau asat. Akibatnya terjadi pergeseran tanah yang berada di pinggir sungai.
“Akhirnya terjadi pergeseran tanah yang mengakibatkan kerusakan pada rumah di bantaran sungai Silugonggo terutama di Dukuh Guyangan, Desa Purworejo,” jelasnya.
Sementara itu, Kabid Kedaruratan BPBD Pati, Sutarno mengatakan pihaknya masih mendata kerusakan rumah akibat pergeseran tanah tersebut. Menurutnya laporan sementara ada dua rumah dan satu ruko yang rusak parah.
“Ya benar laporan dua rumah rusak berat sama satu ruko,” kata Sutarno ditemui di lokasi.
“Kami telah mendata rumah yang rusak berat, sedang dan ringan. Akan kami laporkan kepada Dinas terkait,” lanjut dia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















