
“Jalan alternatif yang digunakan pengendara terhenti ketika keluar karena arus kendaraan dari atas juga tersendat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa banyaknya kendaraan roda dua yang tidak terkontrol juga turut memperburuk situasi. “Kendaraan yang lolos ke jalur kanan membuat arus semakin padat dan stuck di atas,” imbuhnya.
Dadang menyarankan agar kementerian yang membawahi Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (PPTJ) terlibat dalam penanganan kemacetan, mengingat jalur Puncak merupakan jalan nasional.. (cr2)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














