
BOGORTODAY.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor mengungkapkan penyebab kemacetan parah yang terjadi di kawasan Puncak Bogor.
Kepala Bidang Lalu Lintas Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, menjelaskan bahwa kemacetan yang berlangsung hingga 12 jam disebabkan oleh lonjakan volume kendaraan yang tidak terduga.
“Kendaraan yang melintas jauh melebihi prediksi kami. Biasanya ada sekitar 60-70 kendaraan, namun kali ini jumlahnya dua kali lipat, terutama motor yang bisa mencapai tiga kali lipat dari biasanya,” ujar Dadang.
Selain itu, Dadang juga menambahkan bahwa kapasitas jalan yang tidak memadai menjadi faktor utama penyebab kemacetan. Jalan alternatif yang digunakan ternyata tidak mampu mengatasi arus kendaraan, sehingga situasi jalan semakin terhambat.
“Jalan alternatif yang digunakan pengendara terhenti ketika keluar karena arus kendaraan dari atas juga tersendat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa banyaknya kendaraan roda dua yang tidak terkontrol juga turut memperburuk situasi. “Kendaraan yang lolos ke jalur kanan membuat arus semakin padat dan stuck di atas,” imbuhnya.
Dadang menyarankan agar kementerian yang membawahi Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (PPTJ) terlibat dalam penanganan kemacetan, mengingat jalur Puncak merupakan jalan nasional.. (cr2)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















