
Di samping itu, Ketua Bogor Berkumpul, Bagus mengibaratkan bahwa wadah atau komunitas ini merupakan kanal dari sebuah perahu besar yang mampu menangkap ikan (suara). Bahkan, menyebarkan sekoci seperti memberi pengaruh, para influencer, pengusaha untuk mengarungi sebuah lautan yang luas untuk berlayar dan menangkap lebih banyak ikan.
Saat ini, Bogor Berkumpul berada di 47 titik yang ditentukan oleh teman-teman kumpul pemuda, Potensi yang dimiliki ini adalah mereka berasal dari latarbelakang organisasi mahasiswa, pernah memberi dukungan untuk kegiatan kemah bakti dan pendampingan hukum serta pengabdian masyarakat, dan pada akhirnya memiliki hubungan dengan masyarakat setempat.
Selain itu, mereka dapat kembali turun ke masyarakat dan memastikan bahwa 47 titik yang tersedia saat memilih paslon untuk menawarkan program Dedie-Jenal sehingga paslon siap berkunjung dan setidaknya 300 pemilih siap menyambut Dedie-Jenal.
“Jadi latar belakang 47 titik itu karena teman teman aktivitas mahasiswa itu turun ke masyarakat. Jadi ada jejak, dulu kemah bakti mahasiswa segala macam akhirnya mereka siap,” ujar Bagus.
Selain itu, komunitas Bogor Berkumpul turut melibatkan berbagai kelompok masyarakat lainnya, seperti atlet, pengusaha F&B, hingga influencer. Mereka diharapkan dapat mendukung kegiatan lapangan dan menarik perhatian masyarakat lebih luas.
“Misalnya, teman-teman atlet akan hadir saat ada kegiatan olahraga di perkampungan. Ini untuk menginspirasi masyarakat bahwa anak-anak Bogor bisa berprestasi hingga ke mancanegara,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















