
“Kita ingin menumbuhkan semangat dan jiwa kewirausahaan yang tangguh di kalangan anak muda. Dengan meningkatnya rasio wirausaha muda di Bogor, kita dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan berdaya saing,” jelas Uwais.
Acara ini diisi dengan berbagai sesi menarik, termasuk pemaparan materi, hiburan, diskusi panel, dan sesi tanya jawab interaktif dengan para peserta. Para pembicara yang hadir memberikan pemaparan mendalam terkait peluang dan tantangan dalam berwirausaha di era digital, strategi dan cara memulai usaha dari nol, serta pentingnya inovasi dan kreativitas dalam mempertahankan bisnis di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Sertifikat juga diberikan kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Tidak hanya menginspirasi para peserta, acara ini juga berhasil membangun jejaring antar pelaku usaha muda dan memfasilitasi diskusi-diskusi produktif yang diharapkan akan terus berlanjut ke depan. Beberapa pengusaha lokal yang hadir bahkan membuka kesempatan kolaborasi bagi para mahasiswa yang berminat terjun ke dunia bisnis.
Uwais menambahkan, acara “Entrepreneurship Talkshow & Education ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi generasi muda Bogor untuk lebih berani memulai usaha dan berkontribusi nyata bagi perekonomian Kota Bogor.
“Kami berharap acara ini tidak hanya berhenti pada wacana, tapi menjadi pemicu aksi nyata dalam menciptakan pengusaha-pengusaha muda yang berani, kreatif, dan berdedikasi untuk memajukan perekonomian Bogor,” pungkasnya.
BEM STIE GICI betekad akan terus bersinergi dan saling berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong dan memajukan dunia usaha atau kewiraushaan, karena dengan banyaknya bisnis baru yang muncul, bertumbuh, dan sukses, akan semakin baik untuk memajukan perekonomian daerah.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















