Kebakaran Hebat Hanguskan Kandang Ternak di Lombok Timur, 10.000 Ekor Ayam Terpanggang

BOGORTODAY.COM – Telah terjadi kebakaran menghanguskan sebuah kandang ayam berukuran 6×60 meter di Dusun Gegurun, Desa Tumbuh Mulia, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam insiden kecelakaan tersebut mengakibatkan 10.000 ekor ayam mati terpanggang.

Kebakaran kandang ternak ini terjadi pada Rabu (2/10/2024) pukul 22.00 WITA. Saat itu, terjadi turun tegangan listrik di kandang dan saksi bermaksud mengecek keadaan kandang. Hal itu dikatakan Kasi Humas Polres Lombok Timur Iptu Nikolas Oesman.

“Saksi melihat kipas blower yang berada di bagian ujung barat dan berjarak sekitar 30 meter mengeluarkan percikan api. Api itu lalu menyambar gas elpiji yang menjadi bahan bakar pemanas suhu kandang,” ujarnya, Kamis (3/10/2024).

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Tegaskan Skywalk Tegar Beriman Simbol Kolaborasi dan Infrastruktur Inklusif

“Api juga menyambar bambu serta terpal yang menjadi dinding kandang sehingga langsung membesar dan membakar seluruh kandang,” katanya lagi.

Menurutnya di dalam kandang terdapat sekitar 10 tabung gas yang menjadi bahan bakar pemanas. Api saat itu terus membesar sehingga para saksi memilih lari keluar areal kandang untuk menyelamatkan diri karena takut tabung gas meleda.

“Dugaan sementara kebakaran akibat korsleting listrik,” ucapnya.

BACA JUGA :  Kehabisan Obat, ODGJ di Cariu Bacok Tetangga

Saksi lantas menghubungi pemilik kandang bernama Sukri (46) yang tinggal di wilayah Sandubaya, Kecamatan Selong. Sukri lalu menelepon pemadam kebakaran dan tak lama petugas damkar turun ke TKP memadamkan api.

“Petugas Damkarmat dengan kekuatan dua unit mobil pemadam datang dan langsung berupaya memadamkan api. Api yang membakar kandang kemudian berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WITA,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. Namun kerugian materiel cukup besar diperkirakan mencapai Rp300 juta.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================