Bocah Perempuan 12 Tahun Diperkosa Ayah Teman di Bandung

BOGORTODAY.COM – Seorang bocah perempuan berusia 12 tahun warga Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung menjadi korban pemerkosaan atau tindak kekerasan seksual oleh ayan temannya.

Kasus ini terungkap setelah warga melaporkan tindak asusila tersebut ke UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Kota Bandung.

Pemkot Bandung bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Kota Bandung Uum Sumiati.

“Korban berinisial AS berusia 12 tahun warga Kecamatan Bandung Kidul bersama Unit PPA Polrestabes Bandung, wali korban, LBH dan pengurus RW setempat datang ke UPTD PPA DP3A Kota Bandung pada Jumat 4 Oktober lalu,” ujar Uum Sumiati, Senin (7/10/2024).

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kota Bogor Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

UPTD PPA sudah menerima permohonan pemeriksaan psikologis dari penyidik Unit PPA Polrestabes Bandung terkait kasus kekerasan seksual terhadap anak. Demikian diungkap UUM

“Penyidik hadir bersama korban, wali korban, lembaga bantuan hukum dan pengurus RW,” katanya.

Uum menuturkan, untuk penanganan korban, UPTD PPA telah melakukan assessment awal kepada wali korban (pamannya). Korban menceritakan kepada sang paman telah mengalami kekerasan seksual oleh ayah temannya.

BACA JUGA :  Sambut HJB ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar 'Bazar Semarak' di Blok F Trade Center

Dalam upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, DP3A Kota Bandung terus melakukan sosialisasi dan edukasi baik kepada masyarakat, peserta didik maupun tenaga kependidikan.

“Melalui kegiatan inovasi Senandung Perdana (Sekolah dan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak) telah berjalan di 10 kelurahan dengan kasus yang relatif tinggi dan 30 SMP Negeri di Kota Bandung,” ucapnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================