
Perlu diketahui, berbagai inovasi juga dilakukan oleh para siswa sebagai kader adiwiyata, diantaranya pembuatan sabun cuci tangan dari ampas kopi dan minyak jelantah, mencangkok tanaman, pembuatan minyak dari lidah buaya, pembuatan spray anti nyamuk dari serai.
“Bahkan inovasi ini kami lombakan dalam gelar inovasi daerah tingkat Kabupaten Bogor yang diselenggarakan oleh Bappedalitbang Kabupaten Bogor tahun ini,” katanya.
Menurut Dedi Budi Sumardi untuk terus menjaga konsistensi dan semangat dalam melaksanakan budaya berbasis lingkungan, baik guru juga para siswa, ia secara rutin dilaksanakan lomba kebersihan kelas yang diselenggarakan secara rutin tiap bulan.
Selain lomba kebersihan kelas, kerapian dan kreativitas ruangan kelas, juga dilaksanakan lomba daur ulang, penanaman pohon, pembuatan kompos dan lainnya.
“Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi siswa. Melalui program Adiwiyata, alhamdulillah kami berhasil menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan inspiratif, di mana siswa dapat belajar sambil bermain dan berkreasi,” imbuhnya. (* / Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















