Kebakaran Hanguskan 7 Stan di Surabaya, Diduga Gegara Tertidur Saat Panaskan Makanan

Kebakaran Hanguskan 7 Stan di Surabaya, Diduga Gegara Tertidur Saat Panaskan Makanan

BOGORTODAY.COM – Telah terjadi kebakaran menghanguskan 7 stan pedagang makanan di Kenjeran, Surabaya. Api diduga berasal dari salah seorang pemilik stan, yang lupa mematikan kompor saat memanaskan makanan.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (9/10/2024) sekitar pukul 01.30 WIB. Tepatnya di Jalan Kenjeran Nomor 570, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya. Hal itu dikatakan Petugas Command Center 112 Surabaya Wasis Sutikno.

“Yang terbakar kurang lebih 7 stan,” kata Wasis dalam keterangannya, Rabu (9/10/2024).

Dari informasi yang dihimpun, 15 unit mobil pemadam diterjunkan untuk menjinakkan si jago merah. Api cepat membesar dan membakar 7 stan pedagang semi permanen.

BACA JUGA :  Rutin Konsumsi Semangka Berpotensi Menjaga Kesehatan Jantung, Ini Penjelasannya

“Untuk bangunan tidak permanen, untuk pemilik stan tidak berada di tempat kecuali pemilik warung soto,” imbuhnya.

Wasis memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Ia menyatakan penyebab munculnya api dari salah satu pemilik lupa mematikan kompor saat memanaskan makanan.

“Luas 7 stan yang terbakar ukuran 3,5 x 10 meter, penyebab tertidur ketika Mojib, warga Tambak Deres 3/12-B memanaskan masakan soto, korban nihil,” tuturnya.

BACA JUGA :  Ilmuwan Ungkap Afrika Berpotensi Terbelah, Retakan Raksasa Bisa Picu Samudra Baru

“Diduga api berawal dari satu warung penjual nasi yang dimana salah satu pegawainya sedang memanaskan masakan, lalu untuk pegawai tersebut tertidur dan terbangun karena api sudah membesar dan membakar bahan-bahan di sekitarnya,” imbuhnya.

Api dapat dipadamkan usai 15 unit damkar berjibaku memadamkan api. Wasis memastikan, api pokok padam pukul 02.17 WIB, pembasahan selesai dan dinyatakan kondusif pukul 03.49 WIB.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================