
“Korban yang setengah sadar mencoba menyingkirkan KU menggunakan kaki, tapi tidak berhasil,” jelasnya.
Keesokan harinya saat korban buang air kecil menemukan lendir di area kelaminnya. Rekan korban pun menyebut jika remaja itu diperkosa tapi dia takut sehingga tidak memberitahu.
Sebulan berselang, korban tak kunjung datang bulan berinisiatif membeli test pack dan disebut positif hamil. Korban lalu menemui pelaku untuk meminta pertanggungjawaban.
“Namun KU malah menjawab bahwa dia mau bertanggung jawab, dengan memberi sejumlah uang untuk menggugurkan kandungan. Serta meminta korban tidak melapor ke orang tuanya dan melapor polisi. Namun korban menolak,” ungkapnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















