
Masyarakat Kutai dipengaruhi oleh budaya Hindu-Buddha yang masuk melalui perdagangan dan interaksi dengan bangsa India. Agama Hindu menjadi agama dominan di kerajaan ini, terlihat dari banyaknya upacara dan ritual yang mengacu pada ajaran Hindu. Pengaruh ini juga dapat dilihat pada seni dan arsitektur yang berkembang pada masa itu.
Kerajaan Kutai juga dikenal karena tradisi lisan dan seni budayanya, seperti tari-tarian dan upacara adat. Masyarakatnya menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan menghormati leluhur, yang tercermin dalam berbagai tradisi yang masih dilestarikan hingga saat ini.
Kemunduran dan Warisan
Meskipun pada puncak kejayaannya, Kerajaan Kutai mengalami kemunduran akibat berbagai faktor, termasuk persaingan dengan kerajaan lain, serta perubahan jalur perdagangan. Akhirnya, sekitar abad ke-14, kerajaan ini mulai mengalami disintegrasi, terutama setelah munculnya kerajaan-kerajaan Islam di sekitarnya.
Warisan budaya dan sejarah Kerajaan Kutai tetap hidup dalam masyarakat Kalimantan Timur. Prasasti Yupa dan berbagai artefak lainnya menjadi bukti konkret dari sejarah yang kaya ini, serta menjadi daya tarik bagi para arkeolog dan wisatawan yang ingin menggali lebih dalam tentang sejarah Indonesia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















