
Ia pun berharap, baik anak-anak maupun orang dewasa semakin sadar akan pentingnya mencuci tangan pakai sabun. Tentunya, kebiasaan ini harus didukung dengan akses fasilitas cuci tangan yang memadai, terutama di tempat-tempat umum seperti sekolah, kantor, pasar, dan pusat layanan masyarakat.
“Sekolah-sekolah di Kota Bogor, termasuk SDN Sukadamai 3 ini, harus selalu menyediakan fasilitas cuci tangan yang cukup dan mengedukasi siswa-siswinya untuk mencuci tangan secara teratur pada waktu tertentu, serta mengikuti teknik mencuci tangan yang benar sesuai dengan rekomendasi WHO,” kata Hery.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan, mencegah berbagai penularan penyakit menular bisa dicegah dengan langkah kecil dan sederhana yaitu dengan mencuci tangan pakai sabun.
Selama dua tahun pandemi, pihaknya selalu mengkampanyekan cuci tangan pakai sabun karena melalui tangan yang terkontaminasi bisa menularkan penyakit dari saru orang ke orang lain.
“Sabun bisa meluruhkan penyakit di tangan sebagai transmisi penularan. Sehingga gerakan ini kita galakkan kembali dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kemauan masyarakat untuk mau hidup sehat,” jelasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















