Kebakaran Gudang Awul di Klaten, Diduga Akibat Korsleting Listrik

BOGORTODAY.COM Kebakaran terjadi di sebuah gudang penyimpanan awul (sisa kapas) di Jalan Pedan-Karangdowo, Desa Jetis Wetan, Kecamatan Pedan, Klaten, pada Sabtu, (19/10/2024). Insiden ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, melalap bangunan gudang milik warga setempat.

Kepala Desa Jetis Wetan, Agus Sunarto, menjelaskan bahwa lokasi kebakaran terletak di tepi jalan Pedan-Karangdowo, tepatnya ke arah timur.

Kebakaran terjadi pada gudang penyimpanan awul. Dugaan sementara penyebabnya adalah korsleting listrik. Info awal menyebutkan ada percikan listrik di lokasi,” ujar Agus.

Menurut Kepala Bidang Pemadaman Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Sumino, objek yang terbakar adalah gudang berukuran sekitar 7×12 meter.

BACA JUGA :  Sering Kentut, Apakah Tanda Penyakit? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Meski kebakaran cukup besar, Sumino menyatakan tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa ini. Namun, dua rumah di sekitar gudang tersebut mengalami dampak.

“Nihil korban jiwa atau luka, tapi ada dua rumah terdampak. Saat ini kami sedang dalam proses pendinginan,” ungkap Sumino di lokasi kejadian.

Proses pendinginan terkendala oleh banyaknya material kapas yang ada di sekitar lokasi, yang diperkirakan mencapai 40 kubik. Sumino juga menyebutkan bahwa warga setempat sempat melihat api muncul dari percikan listrik.

“Kita harus hati-hati dalam melakukan pendinginan karena bara api ada di bawah. Kami telah mengerahkan empat mobil pemadam kebakaran untuk menangani situasi ini,” tambahnya.

BACA JUGA :  Turun Berat Badan Secara Instan Belum Tentu Sehat, Dokter Ungkap Risiko yang Mengintai

Kapolsek Pedan, Iptu Imam Santoso, juga mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa anggota kepolisian saat ini masih mengumpulkan data di lokasi kebakaran untuk mengetahui lebih lanjut tentang penyebab dan dampak dari kejadian ini.

Kebakaran ini mengingatkan pentingnya keselamatan dalam penggunaan listrik dan perlunya langkah-langkah pencegahan untuk menghindari insiden serupa di masa depan.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan melaporkan jika melihat tanda-tanda bahaya yang dapat mengakibatkan kebakaran.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================