Atasi Kemacetan di Kota Bogor, Rena Perjuangkan Bentuk BUMD Pengelolaan Parkir

BOGORTODAY.COM – Mengatasi masalah kemacetan di Kota Bogor membutuhkan solusi yang berbeda. Menurut studi Global Traffic Scorecard 2021 yang dilakukan oleh INRIX, Kota Bogor menduduki peringkat ke lima kota termacet di Indonesia.

Salah satu solusi untuk mengatasi masalah kemacetan di Kota Bogor adalah pengelolaan parkir yang lebih sistematis dan terintegrasi.

Calon Wali Kota Bogor, Rena Da Frina telah menyatakan kesediaannya untuk memperjuangkan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengawasi operasional perparkiran.

Menurut Rena, dengan keberadaan BUMD perparkiran maka dapat dikelola secara optimal di mana saja lokasi strategis menjadi kantong parkir di Kota Bogor. Dengan demikian, penataan parkir yang dilakukan oleh BUMD, perparkiran juga memberikan tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kota Bogor.

BACA JUGA :  Jenal Mutaqin Ajak Warga Manfaatkan Program Sunat Gratis di Puskesmas se-Kota Bogor

“Jadi nantinya area parkir di Kota Bogor tidak semrawut lagi letaknya. Kalau dikelola BUMD perparkiran pasti mencari lokasi yang tepat dan manajemennya pengelolaan usahanya tertata,” imbuh Rena, belum lama ini.

Rena menjelaskan, kantong-kantong parkir yang diurus profesional oleh BUMD perparkiran Kota Bogor akan ikut membantu mengatasi kemacetan. Rena berujar, Kota Bogor dapat saja akan mempunyai kantong parkir di dekat pusat keramaian.

BACA JUGA :  Terbungkus Handuk Cokelat, Bayi Perempuan Ditemukan Terlantar di Semak-semak

“Kalau dekat sekitar pusat keramaian dibangun usaha perparkiran profesional, maka warga Kota Bogor dan pendatang punya rasa nyaman menitipkan kendaraannya sementara. Tidak lagi di parkir liar tepi jalan yang membuat macet,” tukas Rena.

Rena mengatakan bahwa parkir BUMD tidak hanya membantu mengurangi kemacetan lalu lintas, namun juga berpotensi menghasilkan pendapatan bagi daerah, karena berorientasi pada bisnis.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================