Nasib Nahas, Anak 9 Tahun Tewas usai Tenggelam di Sungai Brantas

Foto : Dok. Istimewa

BOGORTODAY.COM – Sebuah tragedi menimpa anak laki-laki berinisial YSR (9 tahun) yang tenggelam saat mandi di Sungai Brantas, dekat Jalan Gilimanuk Gang IX, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pada Minggu (20/10/2024) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat YSR bersama teman-temannya mandi di sungai. YSR, yang berasal dari Kelurahan Penanggungan, mengira bagian tengah sungai dangkal dan berusaha menghampirinya.

Namun, saat menuju ke tengah, ia tiba-tiba tenggelam dan tidak muncul ke permukaan.

“Korban menuju bagian tengah sungai, yang ia kira dangkal. Ketika ia berada di tengah, tiba-tiba korban tenggelam dan tidak kunjung muncul,” jelas Yudi.

BACA JUGA :  HJB Run 2026 Meriah! 200 Pelari Warnai Peresmian JPO Tegar Beriman di Kabupaten Bogor

Melihat YSR tidak muncul, temannya berinisial SW panik dan berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar. Mendengar teriakan tersebut, warga segera bergegas melakukan pencarian.

Warga menemukan YSR di dasar sungai tidak lama kemudian, beberapa meter dari lokasi awal tenggelamnya. Setelah ditemukan, tubuh YSR segera ditarik ke pinggir sungai. Bersama orang tua korban, mereka langsung membawanya ke Rumah Sakit Brimedika Malang, namun sayangnya, dokter menyatakan YSR telah meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat. Keluarga korban menerima kenyataan tersebut dengan ikhlas dan menolak untuk dilakukan visum guna pengembangan kasus.

BACA JUGA :  Fenomena Alam dalam Al-Qur'an dan Keterkaitannya dengan Sains Modern

Yudi menambahkan bahwa aliran Sungai Brantas di lokasi kejadian dikenal memiliki pusaran air dan arus yang kencang, yang seringkali mengakibatkan insiden orang hanyut atau tenggelam.

“Warga sekitar juga mengonfirmasi bahwa Sungai Brantas memiliki pusaran air. Ini bukan pertama kalinya terjadi insiden serupa,” tandasnya.

Tragedi ini menjadi peringatan bagi orang tua dan masyarakat akan bahaya mandi di sungai, terutama di lokasi yang memiliki arus yang kuat dan pusaran air.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================