BOGORTODAY.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo telah memperbaharui data mengenai dampak banjir yang melanda Kabupaten Bone Bolango.
Total terdapat 642 warga yang terdampak di empat desa yang terletak di Kecamatan Kabila Bone dan Kecamatan Suwawa Selatan.
Data Terdampak Banjir
Penata Penanggulangan Bencana BPBD Provinsi Gorontalo, Moh Tahir Laendeng, menjelaskan bahwa empat desa yang terdampak banjir adalah sebagai berikut:
- Desa Modelomo: 245 jiwa
- Desa Biluango: 61 jiwa
- Desa Huangobotu: 251 jiwa
- Desa Libungo: 85 jiwa
Tahir juga menyebutkan bahwa kondisi banjir saat ini sudah mulai surut, dan warga mulai membersihkan rumah mereka dari sisa-sisa lumpur akibat banjir.
Aksi BPBD dan Pemulihan
Tim BPBD saat ini sedang berada di lokasi untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak, termasuk membantu proses pembersihan rumah.
“Banjir di sini sudah mulai berangsur-angsur surut,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Tahir menambahkan bahwa akses jalan Trans Sulawesi, yang sebelumnya lumpuh akibat banjir, kini sudah dapat dilalui kendaraan. “Untuk akses jalan Trans Sulawesi sudah bisa dilalui kendaraan. Kita tahu bersama bahwa di wilayah ini, jalan ini adalah akses satu-satunya,” ungkapnya.
Imbauan untuk Warga
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan, terutama di daerah bantaran sungai, mengingat masih musim hujan.
“Kami meminta masyarakat, terutama yang berada di bantaran sungai, untuk tetap waspada, terutama saat hujan disertai angin,” tambah Tahir.
Sebelumnya, pada Senin (21/10), Jalan Trans Sulawesi di Desa Huangobotu tertutup oleh material banjir, yang menyebabkan akses lalu lintas lumpuh total sekitar pukul 21.30 Wita.
Kepala BPBD Kabupaten Bone Bolango, Achril Y Babyonggo, menjelaskan bahwa banjir disertai lumpur telah mengganggu lalu lintas antara kabupaten dan kota, termasuk Kota Gorontalo, Bone Bolango, dan Bolaang Mongondow Selatan.
Dengan penanganan yang tepat dan kewaspadaan masyarakat, diharapkan situasi dapat segera pulih dan kondisi masyarakat yang terdampak dapat kembali normal.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















