
“Pengembangan motif dan produk batik ini akan menambah khazanah industri batik Bogor. Semangat dan kekompakan yang ditunjukkan kelompok ini sangat luar biasa,” kata Dedie.
Dalam visi besarnya bersama Kang Jenal, Dedie merencanakan pusat oleh-oleh khas Bogor yang akan memprioritaskan produk-produk lokal, khususnya dari UMKM setempat.
“Ke depan, kita butuh pusat oleh-oleh khas Kota Bogor, yang akan menjadi akses pemasaran bagi produk-produk UMKM. Rencana ini sudah ada, dan insyaallah akan terwujud dalam lima tahun ke depan,” jelas Dedie.
Ia juga menekankan bahwa motif batik khas Bogor harus mencirikan identitas lokal dengan unsur Pasundan yang kuat. “Motif batik kita harus menggambarkan ciri khas Bogor, seperti motif tanaman, bunga, atau ikon lokal seperti kujang dan rusa, sehingga memberikan variasi pilihan bagi konsumen,” tandasnya.
Dengan langkah ini, Dedie berharap ekonomi rakyat di Kota Bogor semakin kuat dan berkembang melalui produk-produk lokal yang unik dan memiliki daya tarik wisata.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















