
“Awalnya kami khawatir tikus-tikus tersebut sudah merusak sawah sebelum masuk permukiman. Namun, setelah diperiksa, tidak ada satu pun area sawah yang rusak,” jelasnya.
Warga, bersama petugas Dinas Pertanian dan polisi, telah berupaya mengusir ratusan tikus tersebut dari permukiman. Meskipun demikian, Dinas Pertanian akan berkoordinasi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPH) Jawa Barat untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab kemunculan tikus ini.
“Kami akan menjelaskan secara ilmiah kepada masyarakat agar tidak ada dugaan aneh-aneh terkait kejadian ini,” tutup Rochman.
Kejadian ini menjadi perhatian masyarakat dan mengingatkan kita akan hubungan antara fenomena alam dan perilaku hewan, serta pentingnya mitigasi risiko dalam menghadapi masalah serupa di masa mendatang.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















