
Lebih lanjut Ia juga mengatakan, kedatangan Dewan ke Puskesmas Cileungsi selain memberikan suport atas kejadian kemarin, juga memastikan bahwa pelayanan disini terganggu atau tidak.
“Alhamdulillah oknum yang melakukan pemasangan spanduk kemarin mengklaim itu sudah diturunkan selang waktu 1 sampai 3 jam sudah langsung diturunkan oleh pihak yang peduli terhadap Puskesmas saya pastikan bawah pelayanan disini tidak terganggu, normal seperti biasa,” tuturnya.
Junaidi Samsudin juga meghimbau kepada masyarakat, jangan terpengaruh dan jangan terganggu untuk datang berobat di Puskesmas. Karena semua sudah baik-baik saja.
Namun kalau ada orang yang mengklaim tanah ini, silakan adukan ke pengadilan, Dewan siap melayani mereka di pengadilan jangan mengklaim hanya sepihak.
“Saya sebagai wakil ketua DPRD Kabupaten Bogor yang berdomisili di Cileungsi, kalau ada pihak-pihak yang mengklaim Puskesmas Cileungsi, kemudian dia memasang spanduk seperti yang kemarin, kami akan laporkan,” tegasnya.
Sementara Faraitody Kepala Puskesmas Cileungsi menuturkan, pihak Puskesmas sudah kordinasi dengan Muspika Cileungsi, terkait permasalahan kemarin dengan adanya pemasangan spanduk oleh orang yang mengklaim Puskesmas ini miliknya.
“Kejadian kemarin kami tidak mengambil tindakan sendiri. Begitu ada pemasangan banner atau spanduk kita berkoordinasi dengan Muspika langsung dia yang mengambil tindakan,” tuturnya.
“Harapan saya, tentunya tidak ada lagi kasus-kasus seperti ini karena kami ada disini untuk melayani masyarakat Kecamatan Cileungsi,” pungkasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















