Kebakaran Melanda Pasar Jargaria, Dobo: Ratusan Lapak Pedagang Hangus Terbakar

BOGORTODAY.COM Kebakaran hebat melanda Pasar Jargaria di Kota Dobo, Kepulauan Aru, Maluku, pada Minggu (3/11/2024) pagi. Kobaran api yang melahap ratusan lapak pedagang ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka, kerugian yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Kebakaran terjadi saat aktivitas jual beli sedang ramai di pasar, yang merupakan pusat ekonomi Kota Dobo. Api tiba-tiba muncul dari salah satu kios pedagang, dan dalam waktu singkat, api membesar dan menyebar ke kios serta lapak pedagang lainnya.

Menurut saksi, Andri, salah satu pedagang di pasar tersebut, suasana panik langsung melanda ketika api mulai berkobar. “Kebakaran terjadi diduga akibat korsleting listrik dari salah satu kios pedagang di tengah pasar. Api kemudian merembet ke lapak hingga ruko,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Waspadai Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Memicu Anemia

Para pedagang dan warga sekitar berusaha menyelamatkan diri di tengah kepanikan, apalagi saat kejadian disertai tiupan angin kencang yang memperburuk situasi. Sebagian besar lapak pedagang dan rumah toko di pasar ini habis dilalap api dalam waktu singkat.

Upaya pemadaman kebakaran berlangsung lebih dari dua jam, namun terkendala oleh kepadatan kawasan pasar yang menyulitkan akses mobil pemadam kebakaran. Tim pemadam kebakaran Dobo menerjunkan satu unit mobil, dibantu tiga mobil tangki air milik warga untuk membantu proses pemadaman.

BACA JUGA :  Telaga Kautsar: Kenikmatan di Akhirat dan Golongan yang Tidak Diperbolehkan Mendekatinya

Hingga saat ini, petugas damkar masih melakukan upaya pendinginan untuk mencegah terjadinya kebakaran susulan. Pihak Polresta Dobo juga telah turun tangan untuk menangani kasus kebakaran ini, sementara para pedagang yang terdampak kebakaran harus merenungkan kerugian yang dialami dan mencari langkah selanjutnya untuk memulihkan usaha mereka.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di area yang padat seperti pasar. Diharapkan, pihak berwenang dapat meningkatkan langkah pencegahan dan penanganan kebakaran di masa mendatang agar insiden serupa tidak terulang.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================