BOGORTODAY.COM – Buah Anggur Shine Muscat menjadi perbincangan viral beberapa hari terakhir karena diduga mengandung bahan kimia berbahaya bagi kesehatan konsumen.
Buah asal Jepang ini diketahui diekspor ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Sejak kabar tersebut beredar, banyak pedagang buah menghentikan penjualan Anggur Shine Muscat sebagai langkah antisipasi.
Wartono (51), seorang pedagang buah di Citeureup, mengungkapkan bahwa pasokan anggur ini di pasar induk semakin menurun, seiring dengan merosotnya minat konsumen. “Penjualan menurun, peminatnya juga hilang, daripada menumpuk di rumah, lebih baik kita beralih ke produk lain. Intinya, kami berhenti jualan anggur Muscat dulu,” ujarnya pada Senin (4/11/2024).
Menurut Wartono, kini konsumen lebih memilih buah lain demi menjaga kesehatan mereka. “Banyak yang beralih ke produk buah lain atau jenis anggur lainnya,” tambahnya.
Senada dengan Wartono, Nagita (48), pedagang buah di Cibinong, juga memutuskan untuk tidak menjual anggur Shine Muscat. “Saya sengaja kosongkan anggur Muscat, banyak yang memberi saran untuk tidak menjual dulu,” katanya.
Nagita menegaskan bahwa dirinya tidak merasa dirugikan dengan keputusan ini, karena kesehatan konsumen adalah prioritas.
“Lebih baik saya mencegah, biar konsumen tetap sehat. Masih banyak buah lain, terutama produk lokal yang bisa dijual,” tutupnya. (Rifki Ramadhan)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















