Warga Gayam Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Sebagai Bentuk Protes Jalan Rusak 10 Tahun

Warga Gayam Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Sebagai Bentuk Protes Jalan Rusak 10 Tahun. (Istimewa)

BOGORTODAY.COM – Puluhan warga Gayam, Donomulyo, Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo, DIY, melakukan aksi protes unik dengan menanam pohon pisang di tengah jalan yang rusak. Aksi ini sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap pemerintah yang tak kunjung memperbaiki Jalan Gayam, yang sudah rusak selama lebih dari 10 tahun.

“Semoga pemerintah yang berwenang segera memperbaiki jalan ini,” ujar Isdianto, salah seorang warga setempat, Senin (4/11/2024).

Jalan Gayam merupakan jalur alternatif penting yang menghubungkan Kapanewon Nanggulan dengan Pengasih, Girimulyo, serta kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Kulonprogo. Selain itu, jalan ini juga menjadi akses utama bagi warga menuju pasar, sekolah, dan pusat pemerintahan. Meskipun vital, kondisi jalan tersebut sudah lama rusak parah dan belum mendapat perbaikan dari pemerintah.

BACA JUGA :  Apakah Kanker Ginjal Bisa Sembuh? Ini Penjelasan dan Pilihan Pengobatannya

Isdianto menjelaskan bahwa sebelumnya warga telah memasang spanduk yang berisi keluhan atas kondisi jalan tersebut, namun sayangnya tidak ada tanggapan atau langkah nyata dari pihak berwenang.

“Kami sudah pasang spanduk berisi keluhan, tapi tidak ada respons,” katanya dengan nada kecewa.

Senada dengan Isdianto, Yulianto, warga lainnya, menyebutkan bahwa Jalan Gayam memiliki panjang sekitar 10 kilometer dan menghubungkan Nanggulan dengan Kapanewon Girimulyo. Kerusakan yang semakin parah membuat aksesibilitas warga terganggu, baik untuk keperluan sehari-hari maupun transportasi ke tempat kerja, pasar, atau sekolah.

BACA JUGA :  Kenali 7 Ciri Orang Problematik yang Bisa Mengganggu Hubungan Sosial

Menurut Yulianto, dahulu Jalan Gayam ini merupakan jalan kabupaten, namun belakangan statusnya diturunkan menjadi jalan lingkungan atau jalan desa. Proses penurunan status ini, menurutnya, dilakukan tanpa sepengetahuan atau keterlibatan warga setempat.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================