BOGORTODAY.COM – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Jumat pagi, (8/11/2024). Sebuah mobil pikap yang mengangkut rombongan mahasiswa mengalami kecelakaan di area persawahan, mengakibatkan satu mahasiswa meninggal dunia dan belasan lainnya luka-luka.
Kronologi kejadian bermula saat mobil pikap yang membawa 17 mahasiswa melintas di Jalan Poros Leang Leang menuju Lingkungan Panaikang, sebuah area yang dikenal dengan kondisi jalannya yang berbukit dan terkadang licin.
Diduga, kecelakaan terjadi karena mobil tersebut mengalami kelebihan muatan, yang menyebabkan ban belakang pecah. Akibatnya, kendaraan kehilangan kendali dan akhirnya terbalik di tengah sawah.
Menurut Wakapolres Maros, Kompol Andi Alamsyah, mobil pikap tersebut sedang mengangkut rombongan mahasiswa yang tengah melaksanakan kegiatan tugas lapangan. “Mobil pikap itu membawa 17 mahasiswa yang sedang melakukan kegiatan tugas lapangan,” ujar Kompol Andi dalam keterangan resmi yang diterima.
Penyelidikan awal menunjukkan bahwa kecelakaan ini disebabkan oleh kelebihan muatan, yang membuat kendaraan tidak stabil saat melaju di jalan tersebut. Selain itu, pecahnya ban belakang juga memicu hilangnya kendali kendaraan, hingga akhirnya terbalik.
Rekaman video amatir yang beredar di media sosial menunjukkan suasana pasca-kecelakaan, di mana mobil pikap terlihat terbalik di tengah sawah.
Beberapa penumpang yang selamat terlihat syok dan berusaha memberikan pertolongan kepada teman-teman mereka yang terluka. Kejadian ini membuat warga sekitar segera turun tangan untuk membantu mengevakuasi korban dan memberikan pertolongan pertama.
Akibat kecelakaan ini, satu mahasiswa tewas dengan luka parah di bagian kepala setelah mengalami benturan keras dengan aspal.
Jenazah korban yang diketahui berasal dari Kabupaten Luwu telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut. Setelah proses medis selesai, jenazah korban akan dipulangkan ke kampung halamannya untuk dimakamkan.
Sementara itu, belasan mahasiswa lainnya yang terluka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Beberapa di antaranya mengalami luka-luka ringan, sementara yang lainnya harus mendapatkan perawatan intensif karena cedera yang cukup serius.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan mematuhi aturan dalam berkendara, terutama terkait dengan kapasitas angkut kendaraan. Kelebihan muatan menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas yang sering kali berujung pada tragedi.
Polisi juga akan terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dari kecelakaan ini dan mengambil tindakan yang diperlukan.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya keselamatan dalam berkendara, terutama saat membawa penumpang dalam jumlah banyak atau mengangkut barang.
Kejadian ini juga memunculkan pertanyaan tentang pentingnya pemeriksaan rutin terhadap kendaraan yang digunakan untuk angkutan umum, termasuk mobil pikap yang seringkali digunakan untuk angkutan jarak pendek atau untuk kegiatan tugas lapangan seperti yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut.
Kejadian kecelakaan ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan juga bagi masyarakat Kabupaten Maros.
Selain memberikan rasa simpati kepada korban yang meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan, masyarakat juga diharapkan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti pedoman keselamatan berkendara yang ada.
Demi mencegah kejadian serupa di masa depan, pihak berwenang akan terus memberikan edukasi terkait keselamatan di jalan raya, serta pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, termasuk menjaga beban kendaraan sesuai dengan kapasitas yang diizinkan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















