BOGORTODAY.COM – Penyanyi Denada mengungkapkan cerita menarik tentang perkembangan sang putri, Aisha, yang kini sudah berusia 12 tahun. Meskipun Aisha telah sembuh dari penyakit leukemia yang sempat mengkhawatirkan, ia masih tinggal di Singapura untuk melanjutkan pendidikan dan menjalani kehidupan sehari-harinya.
Denada mengungkapkan bahwa anaknya yang kini remaja itu sudah mulai tumbuh dengan kisah-kisah khas anak seusianya, termasuk tentang teman-teman di sekolah dan—yang mengejutkan—memiliki “crush” atau gebetan.
“Iya, dia sekarang kalau pulang sekolah dengan kabar, ‘Ibu, I have a crush’, gitu sih ya hatiku langsung nyut, nyut,” ungkap Denada dengan tertawa saat ditemui di studio Rumpi Transmedia, Jakarta Selatan, Senin (11/11/2024).
Mendengar pengakuan tersebut, Denada mengaku tidak marah atau cemburu, meskipun hatinya sedikit ‘deg-degan’ mendengar anaknya mulai berbicara tentang perasaan suka pada seseorang.
Sebagai seorang ibu, Denada memilih untuk tidak langsung mendesak anaknya dengan pertanyaan yang lebih mendalam, seperti nama atau siapa orangnya.
Sebaliknya, ia memilih pendekatan yang lebih bijaksana dengan memberikan pengertian kepada Aisha tentang apa itu “crush.”
“Tidak boleh dong aku yang langsung, ‘Siapa namanya? Siapa orangnya? Yang mana?’, nggak kayak gitu kan ya. Ya aku pelan-pelan kasih pengertian ke dia soal crush itu,” kata Denada.
Ia menjelaskan bahwa crush bagi anaknya mungkin berarti seseorang yang membuat hari-harinya lebih menyenangkan dibandingkan teman-teman lainnya.
Denada juga menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh Aisha untuk memberi penjelasan, agar anaknya bisa memahami perasaan tersebut dengan cara yang positif dan sehat.
“Aku bilang ke dia, ‘Kamu menyukai dia karena mungkin kamu dibuat lebih happy dengannya daripada teman-teman kamu yang lainnya’,” tambah Denada.
Meski mencoba untuk tenang dan bijak, Denada mengaku bahwa hatinya sedikit berdebar saat Aisha mulai bercerita tentang hal-hal yang berkaitan dengan perasaan suka kepada lawan jenis.
“Tapi sih dalam hati sudah deg-degan banget ini hati aku,” tuturnya sambil tertawa.
Di tengah kehidupannya yang penuh kesibukan, Denada terus berusaha menjaga kedekatan dengan Aisha meskipun harus bolak-balik Indonesia-Singapura.
Ia juga terus memberi dukungan penuh kepada Aisha, terutama setelah sembuh dari leukemia, agar anaknya tumbuh menjadi remaja yang sehat, bahagia, dan siap menghadapi tantangan hidup.
Sikap bijak dan pengertian Denada terhadap perkembangan emosi dan sosial Aisha menunjukkan betapa besar perhatian dan kasih sayang yang ia berikan pada putrinya, meskipun Aisha sudah semakin tumbuh menjadi seorang remaja yang mandiri.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















