
Selain langkah-langkah fiskal ini, pemerintah Maldives juga mengumumkan kebijakan yang berfokus pada pengurangan konsumsi tembakau di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
Presiden Maldives, Mohamed Muizzu, menyatakan bahwa usia legal untuk membeli produk tembakau akan dinaikkan dari 18 tahun menjadi 21 tahun, yang mulai berlaku pada akhir tahun 2024. Langkah ini diharapkan dapat membatasi akses generasi muda terhadap tembakau.
Tak hanya itu, pemerintah Maldives juga akan secara bertahap melarang impor, penjualan, dan penggunaan perangkat vaping. Larangan impor perangkat vaping akan dimulai pada 15 November 2024, dan pada 15 Desember 2024, larangan total terhadap penggunaan serta distribusi perangkat vaping akan diberlakukan.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengendalikan konsumsi tembakau, mengingat tren vaping yang semakin populer di kalangan anak muda.
Melalui kebijakan ini, pemerintah Maldives berharap dapat menghasilkan pendapatan tambahan sekitar MVR 180 juta (sekitar Rp 180 miliar) pada tahun 2024.
Kebijakan tersebut tidak hanya bertujuan untuk mengendalikan konsumsi tembakau di kalangan masyarakat, tetapi juga untuk memperkuat sektor kesehatan publik yang selama ini terdampak oleh konsumsi tembakau yang tinggi.
Pihak berwenang mengimbau agar wisatawan serta warga negara Maldives untuk mematuhi ketentuan baru yang telah ditetapkan, guna memastikan bahwa peraturan ini dapat berjalan dengan efektif dan memberikan dampak positif baik bagi kesehatan masyarakat maupun perekonomian negara.
Dengan langkah-langkah ini, Maldives menunjukkan komitmennya dalam mengendalikan konsumsi tembakau dan menanggulangi masalah kesehatan yang diakibatkan oleh rokok dan produk tembakau lainnya.
Kebijakan ini juga mencerminkan tren global yang semakin memperketat regulasi terkait tembakau demi menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan berkelanjutan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















