
“Kota Bogor sedang menggalakkan deteksi dini dan skrining pada semua usia, terutama usia produktif, melalui inovasi yang hanya dimiliki Kota Bogor yaitu Pamong Walagri khusus bagi ASN Kota Bogor, serta Paguyuban Salapan yang menyasar sembilan kelompok sasaran bagi semua usia produktif,” ucapnya.
Sementara itu, untuk pencegahan dan pengendalian penyakit TBC, Kota Bogor menjalankan program unggulan, yaitu Aksi Geulis, yang telah diapresiasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Menurut Retno, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung program kesehatan dan mendorong pola hidup sehat.
“Melalui kegiatan-kegiatan promotif dan preventif yang memberdayakan serta menggerakkan seluruh elemen masyarakat, seperti Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), kita bersama-sama mengajak masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat,” ucap Retno.
Sebagai informasi, peringatan HKN Kota Bogor 2024 akan berlangsung hingga acara puncak pada 7 Desember 2024.
Pada peringatan HKN tingkat provinsi Jawa Barat, Kota Bogor menerima penghargaan atas upayanya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, yang mencakup percepatan ODF, pengelolaan vaksin, dan pengelolaan perbekalan kesehatan atau farmasi.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















