
Pada tahun 2024, hingga tanggal 11 November, indeks MCP Kota Bogor mencapai 75,37, lebih tinggi dari rata-rata provinsi Jawa Barat sebesar 73.
Namun, skor MCP dan SPI Kota Bogor tetap harus ditingkatkan. Hal ini dikarenakan indeks MCP harus berada di atas 90 dan indeks SPI harus berada di atas 74 pada akhir tahun 2024.
Dalam hal ini, Direktur Wilayah 2 KPK, Bahtiar Ujang Purnama, mengajak kolaborasi antara pemerintah daerah dan KPK untuk semakin aktif dalam mendorong peran publik dalam pencegahan korupsi.
“Ayo sama-sama kita optimalkan capaian nilai MCP dan SPI untuk Kota Bogor ini. KPK di sini akan mendampingi Anda dengan metode perbaikan bersama-sama pada tata kelola yang kita kerjakan,” ujar Bahtiar.
Sebagai tindak lanjut dari hasil SPI 2023, Pemkot Bogor melaksanakan aksi pencegahan korupsi dengan fokus pada risiko tinggi dan implementasi sistem merit untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), yang telah mendapat apresiasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Sebagai informasi, rapat koordinasi ini diakhiri dengan rapat lanjutan mengenai target peningkatan capaian MCP Kota Bogor tahun 2024 yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah, bersama para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Bogor.
Dengan adanya rapat koordinasi ini, Pemkot Bogor berharap dapat menciptakan tata kelola pemerintahan yang semakin transparan dan akuntabel demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Kota Bogor.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














