Perebutan Gelar Premier League Memanas saat Liverpool Unggul

“Slot membuat perubahan yang halus, bukan perubahan besar. Mereka mengubah cara bermainnya, tapi tidak secara agresif—cukup untuk membangkitkan motivasi mereka lagi.”

McInerney mengakui bahwa ia terpaksa lebih “serius” menghadapi ancaman Liverpool dalam perebutan gelar, sementara Arsenal, yang terpaut sembilan poin dari Liverpool, tampak terpukul karena penurunan performa.

Walau tidak ada tim dalam sejarah Premier League yang pernah mengejar ketertinggalan sembilan poin di tahap ini dan memenangkan gelar, McInerney merasa Arsenal belum sepenuhnya tersingkir dari perburuan gelar. Namun, menurutnya, The Reds adalah tim yang harus diperhatikan oleh City musim ini.

BACA JUGA :  Tips Aman Traveling Saat Hamil, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Calon Ibu

Penurunan performa Arsenal dan empat kekalahan beruntun Manchester City di semua kompetisi tampaknya telah meningkatkan kepercayaan Liverpool. Bahkan, komentar Pep Guardiola usai kekalahan 2-1 dari Brighton menjadi perhatian.

“Mungkin setelah tujuh tahun dan memenangkan enam Premier League, mungkin kali ini giliran tim lain yang layak mendapatkannya,” ujar Guardiola.

BACA JUGA :  Mengenal Lighthouse Parenting, Pola Asuh yang Membantu Anak Mandiri Tanpa Kehilangan Arah

McInerney berpendapat bahwa Guardiola hanya bersikap “realistis” dalam menilai persaingan gelar musim ini. Namun, ia meyakini bahwa Guardiola, sebagai “pemenang sejati,” tidak akan pernah menyerah dalam perebutan gelar. Karakter pemenang inilah yang membedakan Guardiola dari pesaing-pesaingnya yang belum berhasil mengangkat tim mereka meraih trofi.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================