
Ia berharap tema perubahan ini bisa diaplikasikan tidak hanya di Bogor tapi di Kabupaten/Kota di Indonesia bersama filantropi.
Perwakilan Filantropi Direktur, Salam Aid Lutfie Kurnia mengungkapkan bahwa ini merupakan hal baru, sebab selama ini lembaga filantropi atau lembaga kemanusiaan yang melakukan kegiatan sosial di Kabupaten/Kota tidak mengetahui tentang data kemiskinan.
Namun, di Kota Bogor secara terbuka satu data kemiskinan itu dijelaskan untuk dilakukan intervensi penanganan bersama.
“Sehingga kami lembaga kemanusiaan yang aktif berkegiatan sosial menjadi lebih terbuka dengan adanya inisiasi yang dilakukan Pemkot Bogor dalam bersinergi bersama,” ucapnya.
Dengan dilibatkannya lembaga Filantropi, pihaknya menyampaikan terimakasih sehingga di tengah masing-masing lembaga filantropi menjalankan programnya ini bisa bersinergi dalam ikut serta melakukan penanggulangan kemiskinan menjadi 0 persen.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















