Iga Swiatek Minta Maaf Atas Insiden Dengan Paula Badosa di Billie Jean King Cup

Iga Swiatek [kiri] dan Paula Badosa [kanan] di Malaga musim 2024.

BOGORTODAY.COM – Iga Swiatek menggambarkan percakapan pribadi dengan Paula Badosa setelah pertemuan di Final Billie Jean King Cup untuk musim Malaga 2024. Petenis Polandia ini menjelaskan bahwa mereka merasa harus meminta maaf atas kejadian yang terjadi selama pertandingan yang menegangkan tersebut.

Berjuang habis-habisan demi memperebutkan satu tempat di perempatfinal Billie Jean King Cup Finals, petenis berkebangsaan Polandia, Magda Linette mengalahkan petenis tuan rumah, Sara Sorribes Tormo dengan tiga set setelah berjuang selama 3 jam 51 menit. Lalu, petenis peringkat 2 dunia menyegel kemenangan 2-0 bagi Polandia setelah ia mengandaskan Baadosa dengan tiga set juga.

Kedua petenis lalu saling berpelukan dengan hangat di area net dengan petenis tuan rumah bercanda bahwa petenis berkebangsaan Polandia “menghancurkan” ulang tahunnya yang ke-27. Petenis peringkat 2 dunia juga mendekati petenis tuan rumah di bangkunya setelah itu dan kedua petenis tampak sangat bersemangat ketika mereka berbincang-bincang.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Pemuda Perkuat Persatuan di Hari Lahir Pancasila

Juara French Open musim 2024 pun ditanya tentang interaksi mereka. Sementara ia memilih untuk menyimpan detail dari percakapan tersebut, ia menjelaskan bahwa ia harus meminta maaf untuk insiden tertentu yang terjadi selama pertandingan. Tetapi petenis berusia 23 tahun mengungkapkan bahwa Badosa sama sekali tidak memiliki masalah dengan hal tersebut dan kekhawatiran apa pun berasal dari dirinya.

“Sebenarnya, tidak benar-benar. Itu seperti, hanya di antara kami berdua. Tetapi saya ingin meminta maaf untuk sesuatu yang terjadi selama pertandingan. Ia sama sekali tidak masalah dengan itu, mungkin hanya dalam benak saya saja,” ungkap Swiatek.

BACA JUGA :  Ruben Onsu Ungkap Alasan Hentikan Nafkah untuk Sarwendah Selama 6 Bulan

Mantan petenis peringkat 1 dunia juga membagikan bahwa ia merasa gembira melihat Badosa kembali berkompetisi di level yang tinggi setelah musim 2023 sang petenis terhalang dengan cedera dan petenis berkebangsaan Polandia berhadap mereka bisa bertemu di final Grand Slam.

“Saya hanya mengatakan bahwa saya merasa gembira ia kembali dan ia bermain dengan permainan yang begitu berkualitas. Di akhir saya mengatakan kepadanya bahwa mudah-mudahan kami akan melakoni final Grand Slam bersama-sama,” sambung Swiatek.

Sementara itu, kini, Swiatek, Linette, dan tim Polandia akan bertemu Ceko demi satu tempat di semifinal Billie jean King Cup Finals. Jika mereka mampu mengatasi Ceko, mereka akan bertemu Jepang atau Italia di semifinal.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================