BOGORTODAY.COM – Tiga rumah di Dusun Kapuran, Desa Legundi, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, hangus terbakar pada Minggu (17/11/2024) sekitar pukul 17.30 WIB. Kebakaran ini menyebabkan dua orang mengalami luka bakar, yaitu Burawi (60) dan Nurul.
Insiden tersebut diduga berawal dari puntung rokok yang masih menyala. Puntung tersebut dibuang sembarangan dan menyambar tumpukan botol serta jeriken berisi Pertalite dan solar milik Lukman Hadi, salah satu pemilik rumah yang juga menjual bahan bakar secara eceran.
“Api dari puntung rokok langsung menyambar botol-botol Pertalite dan menyebabkan kebakaran besar. Tiga rumah milik Lukman Hadi, Uut, dan almarhum Sunarto ludes terbakar,” ujar Choirul Anam, perangkat Desa Legundi.
Burawi dan Nurul yang mengalami luka bakar segera dilarikan ke Puskesmas Bantaran oleh warga dan petugas gabungan untuk mendapatkan perawatan medis.
Empat mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Pemkab Probolinggo, dibantu dua mobil Damkar milik Pemkot Probolinggo, dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas Damkar harus berjibaku memadamkan api selama lebih dari dua jam. Banyaknya bahan bakar di lokasi membuat api sulit dipadamkan, sehingga petugas juga menggunakan foam selain air untuk mengatasi kebakaran.
“Banyaknya bahan bakar minyak dan kerumunan warga yang menonton membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit,” ungkap Danang Purwanto, Inspektur Damkar Kabupaten Probolinggo.
Danang menegaskan pentingnya kerja sama warga saat terjadi kebakaran. “Kami berharap masyarakat tidak mengganggu jalannya proses pemadaman. Kebakaran bukan tontonan, dan kami butuh ruang gerak yang cukup untuk bekerja,” katanya.
Kebakaran ini menghanguskan tiga rumah secara total, dengan kerugian materiil yang masih dalam proses pendataan. Pihak kepolisian juga akan menyelidiki lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran dan potensi pelanggaran terkait penyimpanan bahan bakar di dalam rumah.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam menangani bahan mudah terbakar serta membuang puntung rokok dengan benar untuk menghindari kejadian serupa.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















