
Memasuki gim kedua, Gregoria mencoba untuk bangkit. Namun, ia kembali memulai pertandingan dalam posisi tertinggal. Setelah sempat mendekat dengan skor 8-9, dua kesalahan beruntun membuat Gregoria harus memasuki interval dengan posisi tertinggal 8-11.
Usaha untuk mengejar skor terus menemui jalan buntu, karena Gregoria kesulitan mengembangkan permainan dan beberapa pukulannya tidak akurat.
Pada akhirnya, Gregoria harus mengakui keunggulan Chochuwong yang memenangkan gim kedua dengan skor 14-21. Sebuah kesalahan servis dari Gregoria mengakhiri perjuangan Indonesia di turnamen ini, memberikan kemenangan bagi Chochuwong dengan dua gim langsung.
Kekalahan ini tentu menjadi pukulan bagi Gregoria, yang di China Masters 2024 kali ini merupakan unggulan keenam. Namun, ia tetap bertekad untuk terus belajar dan memperbaiki permainannya untuk turnamen-turnamen berikutnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















