Warga Pangkep Geger dengan Penemuan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah

Ilustrasi bayi

BOGORTODAY.COM – Warga Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), dibuat geger dengan penemuan seorang bayi perempuan yang baru lahir dan ditinggalkan di teras rumah warga.

Bayi yang diduga berumur sekitar tiga hari tersebut ditemukan dalam kondisi tali pusar masih melekat. Penemuan ini terjadi pada Rabu (20/11/2024) sekitar pukul 02.00 Wita, di Jalan Produksi, Kelurahan Bonto Perak, Kecamatan Pangkajene.

Kapolsek Pangkajene, Iptu Syamsir, menjelaskan bahwa penemuan bayi ini bermula ketika pemilik rumah, Unda Isa (70), mendengar suara tangisan bayi. Setelah mendengar tangisan tersebut, Unda Isa bersama anaknya keluar dan terkejut saat melihat bayi perempuan yang tergeletak di teras rumahnya.

BACA JUGA :  Ingin Berat Badan Turun? Coba Terapkan 5 Kebiasaan Pagi Ini Secara Rutin

“Bayi ditemukan dalam kondisi sehat, tali pusar masih melekat dan basah. Bayi tersebut dibungkus dengan selimut dan berpakaian lengkap,” ungkap Syamsir.

Selain itu, di sekitar bayi juga ditemukan beberapa perlengkapan bayi, termasuk popok, susu formula, dot, perlengkapan mandi, serta tiga pasang baju bayi.

Polisi yang menerima laporan segera bergerak cepat, bersama dengan warga, untuk membawa bayi tersebut ke Puskesmas Pangkajene guna pemeriksaan lebih lanjut. Meski dalam kondisi sehat, pihak kepolisian kini tengah menyelidiki siapa orang tua bayi malang ini.

BACA JUGA :  Kenapa Banyak Orang Tidak Merasa Lapar di Pagi Hari? Ini Penjelasan Ahli Gizi

“Kami sedang dalam proses penyelidikan untuk memastikan siapa orang tua yang tega meninggalkan bayi ini di teras rumah warga,” kata Iptu Syamsir.

Kasus penemuan bayi ini memunculkan berbagai spekulasi di kalangan warga, namun pihak berwenang berjanji akan mengungkapkan fakta dan menemukan pelaku yang telah meninggalkan bayi tersebut.

Saat ini, bayi yang ditemukan masih dirawat dan dalam kondisi yang stabil. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================