
Kacang polong adalah sumber yang baik untuk vitamin A, C, serat, dan folat. Namun, kacang polong juga mengandung purin dalam jumlah sedang. Untuk penderita asam urat, sebaiknya konsumsi kacang polong dibatasi dan tidak lebih dari 40 gram sebanyak lima kali seminggu.
Mengapa Purin Berbahaya bagi Penderita Asam Urat?
Purin adalah senyawa yang ditemukan dalam banyak makanan, baik sumber hewani maupun nabati. Saat purin dicerna dalam tubuh, ia diubah menjadi asam urat.
Penderita asam urat memiliki kadar asam urat yang tinggi, yang dapat mengendap dan membentuk kristal pada sendi, menyebabkan rasa sakit, bengkak, dan peradangan yang dikenal sebagai gout.
Untuk menjaga kesehatan, penderita asam urat disarankan untuk lebih selektif dalam memilih makanan dan membatasi konsumsi makanan yang tinggi purin.
Meskipun sayuran adalah bagian penting dari diet sehat, penting untuk memilih jenis sayuran yang rendah purin agar dapat mencegah penumpukan asam urat dalam tubuh.
Bagi penderita asam urat, penting untuk memperhatikan asupan makanan yang mengandung purin tinggi. Sayuran seperti kembang kol, asparagus, bayam, kacang polong, dan jamur sebaiknya dibatasi konsumsinya.
Untuk menjaga keseimbangan, penderita asam urat bisa mengganti sayuran-sayuran ini dengan alternatif yang lebih rendah purin, seperti brokoli, selada, dan paprika, guna mengurangi risiko terjadinya serangan asam urat.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















