
Jembatan timbang ini bisa ditempatkan di pintu keluar kawasan pergudangan dan industri untuk memeriksa berat kendaraan yang melintas.
“Jembatan timbang dan CCTV bisa terhubung dengan Polres Semarang dan Dishub Kota Semarang, sehingga kedua instansi bisa mengetahui operasional angkutan barang yang melintas di Jalan Prof Dr Hamka,” katanya.
Djoko juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap kesehatan pengemudi dan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.
“Pengemudi harus diperingatkan untuk cek kesehatan, serta memastikan muatan yang dibawa tidak melebihi batas (overload). Kesejahteraan sopir juga harus dipastikan memadai,” ujar Djoko.
Ia juga menambahkan bahwa pemilik muatan harus ikut bertanggung jawab terhadap besar muatan yang diangkut.
Untuk mencegah kecelakaan, Djoko menyarankan agar pembatasan jam operasional truk antara jam 22.00-05.00 WIB tetap diterapkan. “Jika aturan ini diterapkan dengan ketat, kecelakaan yang terjadi bisa mengurangi fatalitas,” tambahnya.
Djoko berharap, insiden kecelakaan mengerikan yang terjadi di turunan Silayur pada Kamis (21/11) yang melibatkan 13 kendaraan dan menyebabkan dua orang tewas, menjadi peringatan bagi pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengatasi masalah di jalur tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengungkapkan bahwa pihaknya akan meminta kepolisian untuk mendirikan pos penjagaan dan mendorong kajian untuk melandaikan daerah tersebut.
“Kami sudah minta untuk mengkaji, kami sudah minta pengkajian, untuk agak dilandaikan seperti Jalan Hanoman. Jalan Hanoman kan alhamdulillah sudah mulai (landai),” ungkap Ita, sapaan akrabnya, pada Jumat (22/11/2024).
Dengan berbagai pendapat yang berkembang, diharapkan Pemkot Semarang dapat memilih langkah yang lebih efektif untuk mengurangi potensi kecelakaan di kawasan Silayur dan memastikan keselamatan bagi pengendara dan warga sekitar.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















