Tantangan Sampah di Bali: Penanganan Menjadi Prioritas Program Pemerintah

Tantangan Sampah di Bali: Penanganan Menjadi Prioritas Program Pemerintah

BOGORTODAY.COM – Masalah sampah di Bali telah mencapai titik kritis dan tidak bisa lagi diabaikan. Seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan dan bertambahnya populasi, masalah pengelolaan sampah menjadi semakin mendesak.

Menurut Rahmi Fajar Harini, co-founder Eco Tourism Bali, penanganan sampah harus menjadi program prioritas bagi Pemerintah Provinsi Bali.

Rahmi mengungkapkan bahwa seiring dengan bertambahnya wisatawan yang datang ke Pulau Dewata, masalah sampah justru tidak mendapat perhatian yang layak.

“Wisatawan yang datang makin banyak, populasi di Bali bertambah, tetapi solusi untuk sampah di Bali tidak ditingkatkan, itu masalah besar,” ujarnya dalam sebuah wawancara pada Kamis (28/11/2024).

BACA JUGA :  HGB Kedaluwarsa Sejak 2017, Petani Geruduk BPN Kabupaten Bogor

Dengan potensi besar yang dimiliki Bali sebagai destinasi pariwisata dunia, Rahmi berharap agar siapa pun yang terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bali dapat menjadikan penanganan sampah sebagai agenda utama.

Terlebih, Bali sudah memberlakukan pungutan terhadap turis asing, yang seharusnya dapat digunakan untuk mengatasi masalah sampah.

Rahmi menekankan bahwa dana untuk pengelolaan sampah sudah tersedia melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan juga dari pungutan terhadap turis asing, yang telah mencapai lebih dari Rp 100 miliar. Namun, ia merasa dana tersebut belum dimanfaatkan dengan optimal untuk menyelesaikan masalah sampah.

BACA JUGA :  Resep Bolu Tape Lembut dan Harum, Cocok untuk Teman Minum Teh

Menurutnya, ada beberapa langkah yang harus diambil oleh pemerintah untuk menanggulangi permasalahan sampah. Pertama, diperlukan infrastruktur pengelolaan sampah yang sesuai dengan kondisi di Bali, yang memiliki banyak jalan sempit.

Kedua, pengendalian penggunaan plastik sekali pakai yang masih sangat tinggi. Selain itu, pemerintah juga perlu memberikan insentif kepada individu atau komunitas yang sudah melakukan langkah peduli terhadap sampah.

Salah satu penyebab utama masalah sampah di Bali adalah kebiasaan masyarakat dalam menggunakan plastik sekali pakai, baik untuk keperluan sehari-hari maupun dalam kegiatan keagamaan seperti persembahan.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================