
Menurutnya, sering bermain jauh dari Jakarta membuat tim merasa kelelahan. Pemain merasa seolah-olah sedang bertanding tandang meski seharusnya bermain di kandang.
“Kalau dibilang capek, tentu capek karena main home tapi away. Manajemen juga tidak berharap demikian, tapi kami bantu tim saja. Kalau punya stadion sendiri saya berharap bisa main di rumah sendiri,” tambahnya.
Rizky Ridho juga mengungkapkan betapa pentingnya memiliki stadion yang representatif bagi Persija.
“Saya jarang sekali main di Jakarta. Saya berharap cepat terealisasi dan bisa main di stadion sendiri,” kata Ridho, menegaskan bahwa stadion sendiri akan memberikan kenyamanan dan stabilitas yang dibutuhkan oleh tim, baik dari segi logistik, persiapan, hingga dukungan penuh dari para suporter.
Dengan adanya stadion baru, Persija Jakarta diharapkan dapat kembali bermain dengan lebih fokus dan optimal di hadapan suporter setianya.
Sebagai klub besar yang sudah berusia hampir satu abad, Persija tentunya membutuhkan fasilitas yang memadai untuk terus bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















