
Bambang juga mengingatkan bahwa letusan Gunung Dukono cenderung bersifat periodik, dengan abu vulkanis yang menyebar mengikuti arah dan kecepatan angin. Oleh karena itu, area yang terpapar abu dapat berubah-ubah.
Sebagai langkah antisipasi, warga sekitar diminta untuk selalu menyediakan masker untuk melindungi saluran pernapasan dari bahaya abu vulkanis, terutama pada saat terjadi hujan abu.
Pihak berwenang mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Dukono.
Erupsi seperti ini dapat berpotensi berbahaya, terutama bagi sistem pernapasan dan kesehatan jika tidak diwaspadai dengan baik. Oleh karena itu, disarankan agar masyarakat selalu memantau informasi terbaru dari PVMBG dan mengikuti petunjuk keselamatan yang diberikan.
Dengan langkah kewaspadaan yang tepat, diharapkan potensi dampak dari letusan ini dapat diminimalkan dan tidak menimbulkan korban atau kerugian yang lebih besar.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















