
BOGORTODAY.COM – Kebakaran hebat melanda PT Anugerah Abadi Magelang (AAM), sebuah pabrik garmen yang berlokasi di Tempuran, Kabupaten Magelang, pada Minggu (8/12/2024) sekitar pukul 12.15 WIB.
Belasan unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Kabupaten dan Kota Magelang dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang terus membakar bagian pabrik.
Kebakaran ini diketahui terjadi di pabrik garmen yang memproduksi barang-barang yang diekspor ke Amerika. Saksi mata yang merupakan salah satu karyawati pabrik, Nur H (30), mengatakan bahwa pada awalnya tidak ada tanda-tanda kebakaran saat dia melintasi pabrik tersebut sekitar pukul 12.00 WIB.
Namun, sekitar setengah jam kemudian, dia mendapatkan kabar kebakaran dan segera menuju ke lokasi untuk memverifikasi kejadian tersebut.
Nur H menyebutkan bahwa hari itu adalah hari libur bagi karyawan pabrik. “Tadi sekitar jam 12.00 lewat sini belum terjadi (kebakaran). Setelah mendapat info, saya langsung ke sini,” katanya saat ditemui di lokasi.
Nur juga menambahkan bahwa pabrik tersebut memproduksi barang-barang yang sebagian besar diekspor ke Amerika Serikat.
Komandan Regu Damkar Kabupaten Magelang, Hendra Apriansyah, mengonfirmasi bahwa kebakaran sudah berlangsung sekitar dua jam sejak laporan masuk pada pukul 12.15 WIB.
“Meskipun sedang hujan, namun itu tidak mempengaruhi upaya kami untuk memadamkan api,” ujar Hendra di lokasi kejadian.
Hendra juga mengungkapkan bahwa untuk memadamkan kobaran api yang melanda pabrik tersebut, pihaknya mengerahkan 14 unit mobil damkar, dengan 12 unit berasal dari Kabupaten Magelang dan 2 unit dari Kota Magelang.
Meski hujan deras mengguyur lokasi kebakaran, api masih sulit dipadamkan dan terus menyala hingga sore hari.
Pantauan di lokasi pada pukul 15.47 WIB menunjukkan bahwa meskipun hujan deras terus mengguyur, kobaran api masih belum padam. Para karyawan yang mengetahui kejadian ini berdatangan ke lokasi pabrik untuk melihat keadaan.
Kebakaran yang terjadi di pabrik yang terletak di Desa Girirejo, Kecamatan Tempuran, ini memunculkan kekhawatiran akan dampak kerugian yang ditimbulkan, baik dari sisi material pabrik maupun barang-barang yang diproduksi, yang sebagian besar merupakan komoditas ekspor.
Pihak berwenang masih terus melakukan upaya pemadaman, sementara penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran ini sedang dilakukan. Pihak kepolisian juga turut turun tangan untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran dan berkoordinasi dengan pihak manajemen pabrik untuk langkah-langkah penanggulangan selanjutnya.
Keadaan ini menjadi perhatian serius mengingat kebakaran di fasilitas industri seperti ini berpotensi menyebabkan kerugian besar, baik bagi perusahaan maupun karyawan yang bekerja di pabrik tersebut.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















