Nenek 72 Tahun di Bukittinggi Jadi Korban Perampokan, Pelaku Gunakan Pistol Mainan dan Kabur dengan Rp5 Juta

Saat diperiksa, Yurisman mengaku terpaksa merampok karena sedang mengalami kesulitan ekonomi. Dia menjelaskan bahwa dirinya sedang menganggur dan membutuhkan uang untuk mengeluarkan mobil milik juragannya dari bengkel.

“Saya bawa mobil terus kecelakaan menabrak. Jadi orang punya mobil suruh bawa ke bengkel dan saya yang bayar tidak punya uang,” ungkap Yurisman.

Kapolres Bukittinggi, Kombes Pol Yessi Kurniati, mengungkapkan bahwa perampokan tersebut terjadi pada saat suasana toko sepi, yaitu saat para karyawan pria sedang melaksanakan salat Jumat, sekitar pukul 12.30 WIB.

BACA JUGA :  Jangan Dianggap Sepele, Ini Kesalahan Saat Wudhu yang Bisa Mengurangi Kesempurnaan Ibadah

“Pelakunya satu orang, perampokan terhadap uang sebanyak Rp5 juta. Pelaku menggunakan senjata api mainan yang digunakan untuk menakut-nakuti korban,” jelas Kombes Pol Yessi Kurniati.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan uang tunai senilai Rp4,8 juta, yang sebagian digunakan oleh pelaku untuk membayar utang dan makan nasi Padang. Yurisman mengaku telah menghabiskan Rp200.000 dari hasil perampokan tersebut.

Polisi kini tengah mengusut lebih lanjut kasus ini dan memastikan pelaku akan dihadapkan pada proses hukum yang berlaku. Tindakan perampokan ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan di lingkungan sekitar, terutama bagi para pemilik usaha dan warga lanjut usia yang rentan menjadi sasaran kejahatan.

BACA JUGA :  Google Luncurkan Android 17, Hadirkan Fitur Multitasking hingga Gaming Khusus Ponsel Lipat

Kepolisian berharap kejadian ini tidak terulang lagi dan akan terus berupaya menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================