
Beberapa jenis tuna, seperti tuna albacore, memiliki kadar merkuri yang lebih tinggi. Tuna kalengan yang dijual di pasaran juga dapat mengandung merkuri.
- Ikan Baramundi atau Bass (0,167 ppm)
Ikan baramundi, yang banyak ditemukan di kawasan Hindi-Pasifik Barat, memiliki kandungan merkuri yang tinggi, meskipun tidak setinggi beberapa jenis ikan lainnya.
- Lobster (0,116 ppm)

Lobster, salah satu jenis seafood yang populer, mengandung merkuri dalam jumlah sedang. Meski demikian, perlu tetap berhati-hati dalam konsumsi berlebih.
Bahaya Merkuri bagi Kesehatan
Merkuri, khususnya bentuk methylmercury, sangat beracun bagi manusia, terutama sistem saraf pusat. Paparan jangka panjang terhadap methylmercury dapat menyebabkan kerusakan otak permanen, gangguan fungsi tubuh, serta mengganggu perkembangan janin pada ibu hamil.
Efek kerusakan saraf ini dapat mempengaruhi kemampuan belajar, koordinasi, dan memori, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan lainnya.
Meskipun ikan adalah sumber protein yang sangat baik, beberapa jenis ikan dengan kandungan merkuri tinggi harus dikonsumsi dengan hati-hati.
Mengurangi konsumsi ikan yang berisiko tinggi merkuri, seperti ikan todak, hiu, dan ikan king mackerel, dapat membantu mengurangi paparan merkuri bagi tubuh.
Untuk memastikan konsumsi yang aman, penting untuk memilih ikan dengan kandungan merkuri lebih rendah dan mengonsumsi dengan bijak.
Tetap waspada dan pilih ikan dengan bijak agar tetap mendapatkan manfaat gizi dari ikan tanpa membahayakan kesehatan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau Whatsapp Channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















