Kecelakaan Maut di Jalan Jogja-Solo, Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas Tertindih Truk

ilustrasi-kecelakaan-motor

BOGORTODAY.COM Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jogja-Solo, tepatnya di depan PG Gondang, Jogonalan, Klaten, pada Minggu (15/12/2024) sore.

Kecelakaan melibatkan sebuah truk trailer dan sepeda motor metik dengan nomor polisi AB 2349 FT. Dalam peristiwa tersebut, seorang ibu rumah tangga, D (68), warga Desa Jagalan, Banguntapan, Bantul, DI Yogyakarta, meninggal dunia setelah terlindas truk yang melaju di belakangnya.

Menurut keterangan seorang saksi, Khoirul Rizky, yang juga berada di lokasi kejadian, peristiwa itu bermula ketika pengendara motor bersama istrinya yang duduk di belakang berusaha mendahului truk dari sisi kiri.

“Menurut info yang saya dengar dari bapaknya tukang menyeberangkan, motor jatuh. Ibunya jatuh ke kanan, sementara bapaknya jatuh ke kiri dan hanya mengalami luka ringan. Namun, ibu tersebut meninggal karena terlindas truk yang ada di belakangnya,” ujar Khoirul.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Ajak Penggiat Lingkungan Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kabupaten Hijau Berkelanjutan

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.45 WIB, di mana kedua kendaraan datang dari arah Solo. Seorang saksi lainnya mengungkapkan bahwa truk tersebut tidak diketahui membawa muatan apa.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Klaten, Iptu Alif Akbar Lukman Hakim, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan kronologi kecelakaan yang melibatkan truk dan sepeda motor tersebut.

“Awalnya, truk berjalan dari arah Klaten menuju Jogja di lajur sebelah kiri. Di belakangnya, ada sepeda motor matik yang juga melaju searah. Ketika hendak mendahului, sepeda motor mengambil jalur bahu jalan sebelah kiri,” jelas Alif.

Namun, saat mencoba mendahului, sepeda motor melintasi jalan yang rusak dan berlubang. Akibatnya, sepeda motor tersebut oleng, terperosok, dan terjatuh.

BACA JUGA :  Warga Malasari Antusias Ikut Ngubek Empang di HJB ke-544

“Motor oleng, terperosok, dan terjatuh, menyebabkan kecelakaan. Pembonceng, ibu-ibu, mengalami luka berat dan meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit, sementara pengendara pria mengalami luka lecet di tangan,” tambah Alif.

Pihak kepolisian telah mengamankan kedua kendaraan tersebut untuk penyelidikan lebih lanjut. Iptu Alif juga mengimbau agar para pengendara tetap waspada, mengingat cuaca hujan yang menyebabkan jalan licin, serta banyaknya genangan air dan jalan berlubang.

“Selalu konsentrasi dalam berkendara, jaga jarak aman, dan berhati-hati terutama saat cuaca hujan dan kondisi jalan yang buruk,” tegas Alif.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau Whatsapp Channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================