PT. Tirta Investama Berdayakan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Desa Cicadas, Terapkan Prinsip 3R

Keaktifan Bank Sampah Binaan PT. Tirta Investama Plant Citeureup dalam Pengelolaan Sampah di Lingkungan Desa Cicadas.

BOGORTODAY.COM – Sebagai bagian dari komitmen terhadap kelestarian lingkungan, PT. Tirta Investama Plant Citeureup berperan aktif dalam mendukung pengelolaan sampah dan lingkungan yang berkelanjutan di sekitar wilayah Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Diketahui, pengelolaan sampah di lingkungan tersebut dilakukan melalui sembilan bank sampah, diantaranta yaitu Bank Sampah Harapan, Bank Sampah Green Cikeas, Bank Sampah Cemara, Bank Sampah Cicadas Berseri, Bank Sampah ABC, Bank Sampah Hijau Asri, Bank Sampah Villa Asri, Bank Sampah Sejahtera, dan Bank Sampah Teratai 2, berkomitmen menjalankan program pengelolaan sampah melalui kegiatan penimbangan rutin, pengelolaan lingkungan, dan implementasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

SPV CSR PT. Tirta Investama Plant Citeureup, Aman Abdulrahman menyampaikan dalam kegiatan sehari-harinya, bank sampah binaan yang tergabung dalam kelompok forum bank sampah Desa Cicadas ini secara aktif mengadakan penimbangan sampah yang dihasilkan oleh masyarakat setempat.

BACA JUGA :  Benarkah Harimau Takut pada Kucing? Ini Fakta Ilmiahnya

“Melalui penimbangan ini, sampah dipilah berdasarkan jenisnya, baik sampah organik maupun anorganik, sebelum diolah atau disalurkan ke pihak-pihak yang dapat mendaur ulangnya,” ungkapnya.

Menurut Aman, aktivitas ini tidak hanya mengurangi jumlah sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga menciptakan peluang ekonomi bagi warga setempat melalui penjualan sampah yang dapat didaur ulang.

Selain itu, bank sampah binaan PT. Tirta Investama Plant Citeureup juga fokus pada pengelolaan lingkungan secara terpadu, mulai dari pengurangan penggunaan bahan yang tidak ramah lingkungan hingga edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Aman menjelaskan, bahwa kegiatan ini dilakukan secara berkesinambungan melalui berbagai program seperti gotong royong pembersihan lingkungan, pembuatan kompos dari sampah organik, serta inisiatif penghijauan di area sekitar.

“Yang paling menonjol, kesembilan bank sampah ini menjadi teladan dalam mengimplementasikan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam kehidupan sehari-hari. Program pengurangan (reduce) dijalankan dengan mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan barang-barang yang dapat menimbulkan sampah, seperti plastik sekali pakai,” jelasnya.

BACA JUGA :  Sejarah Ibadah Haji: Jejak Perjalanan Nabi Ibrahim hingga Menjadi Rukun Islam

“Sementara itu, prinsip penggunaan kembali (reuse) diterapkan dengan memanfaatkan barang-barang yang masih layak pakai sebelum dijadikan sampah, serta daur ulang (recycle) dilakukan dengan memproses sampah anorganik menjadi produk bernilai guna, seperti kerajinan tangan atau barang olahan lainnya,” tambahnya.

Komitmen PT. Tirta Investama Plant Citeureup dalam membina bank sampah ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang pengelolaan sampah dan lingkungan.

Dengan dukungan dari perusahaan, bank sampah ini mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik seperti slogan #Bijakberplastik yang selalu tersemat.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================