Hotel Jawa Barat Hadapi Kenaikan PPN 12%, Tak Mau Naikkan Tarif Kamar, Ini Solusinya

Ia menyarankan agar para pengusaha lebih fokus pada penghematan dan efisiensi dalam operasional hotel untuk menjaga kelangsungan usaha mereka di tengah kenaikan PPN ini.

Namun, meskipun ada tantangan terkait PPN, ada kabar baik bagi industri perhotelan di Jawa Barat. Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), tingkat okupansi hotel di beberapa daerah wisata di Jawa Barat cukup tinggi.

Dodi menyebutkan bahwa rata-rata tingkat keterisian hotel selama libur akhir tahun mencapai 90%, bahkan beberapa daerah wisata seperti Bandung, Bogor, Pangandaran, dan Cirebon sudah mencatatkan okupansi 100%.

BACA JUGA :  Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Indocement Tanam Pohon Endemi Lokal di Citeureup

“Tergantung daerahnya, misalkan Pangandaran sudah 100 persen di libur akhir tahun ini. Bogor Raya berdasarkan datanya itu sudah mencapai 100 persen rata-rata. Kuningan termasuk yang bagus okupansinya, Cirebon juga karena itu jadi tujuan baru wisatawan saat ini,” jelasnya.

Namun, untuk daerah yang bukan merupakan tujuan wisata utama, tingkat okupansinya berkisar antara 70-80 persen, dan di Bandung Raya sekitar 90%.

BACA JUGA :  Menkum Supratman Siap Hibahkan Tanah Pribadi untuk Sekolah Rakyat di Sulawesi Tengah

Dengan tingkat okupansi yang tinggi selama libur Nataru, pengusaha hotel di Jawa Barat berharap dapat mengimbangi tantangan yang timbul akibat kenaikan PPN dengan terus mengutamakan efisiensi operasional dan mempertahankan harga yang terjangkau bagi konsumen.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================